Selalu Menghindar, Kaban Joice Pua Alergi Wartawan?

MINAHASA– Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa sebagai pejabat publik seharusnya bersikap simpatik dan terbuka, ketika menghadapi wartawan.

Sebab, upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan kepada pejabat yang bersangkutan, sangat perlu. Hal ini sesuai dengan prinsip cover both side agar berita yang dimuat berimbang dan objektif.

Namun, sikap dan perilaku ini sangat berbeda jauh dengan Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Joice Marhansje Pua SE.

Betapa tidak, saat Ikatan Wartawan Online (IWO) Minahasa akan berkunjung selain untuk memperkenalkan diri dan menjalin kemitraan serta konfirmasi terkait berita, eh Kaban Joice diduga pasang jurus sembunyi.

Sekitar 4 kali bahkan lebih, baik jajaran pimpinan IWO, maupun anggota ingin bertemu untuk mengonfirmasi berita, justru tidak pernah kesampaian. Padahal, sudah menyampaikan ke piket, dan diiyakan sebab Kaban BPKAD ada di ruangan.

“Ada pak, tunggu sadiki nech, mo setau pa Ibu,” ujar piket dengan sopan dan simpatik. Tak berselang lama si piket muncul, “Maaf Pak Ibu ada sibuk, nanti laeng kali jo nech.”

Begitupun dalam kesempatan berikutnya, Kaban Joice Pua tetap tak bisa ditemui. Bahkan, ketika piket menyampaikan ada di ruangan, entah bagaimana caranya pejabat yang mengelola lalulintas keuangan Pemkab Minahasa ini sudah tidak ada di ruangan.

“Aduh pak, Ibu nda ada di ruangan no, brikut jo kang,” tukas piket yang tetap tersenyum, namun seperti menyimpan sesuatu. Tak diketahui dengan pasti apa alasan yang bersangkutan tidak ingin ditemui.

“Aneh le Ketua, masa bilang di dalam, kong so nyanda ada. So brapa kali komang torang datang, mar nda pernah baku dapa. Kage so basambunyi kwa…hahaha,” seloroh personel IWO yang ingin bertemu.

Sikap menghindar bahkan diduga bersembunyi, sangat bertolak belakang dengan Bupati Jemmy Stani Kumendong. Tidak mengenal waktu dan tempat, selalu terbuka dan melayani wartawan yang hendak bertemu. Bahkan, ketika hendak ditemui di ruangan Bupati Jemmy Kumendong dengan senang hati menerima rombongan IWO Minahasa.

Anehnya saat dikonfirmasi via WA, mantan Sekretaris BPKAD ini justru mengatakan (lewat tulisan, sudah disesuaikan) selalu siap jika ada yang ingin bertamu, termasuk wartawan yang ingin konfirmasi terkait pemberitaan.

“Kapan bapak pernah datang di kantor? Ya mungkin ada betulnya di dalam, lagi ada tamu atau ada zoom. Tapi to kalau tamu sudah selesai tentu boleh masuk. Terkait kita jarang bercerita, ada lumayan wartawan juga datang cuma pas bapak, kita ada tamu atau apa intinya,” ujar Kaban Joice.

Dia mengatakan selalu di kantor, kecuali ada rapat di Manado atau, bahkan sampai malam hari menyelesaikan tugas. Kaban BPKAD menyatakan siap untuk konfirmasi.

“Apa yang bapak akan tanyakan dan saya juga siap untuk dikoreksi terkait kerja dan tanggung jawab yang ada selama ini. Kami siap jawab apa yang dikonfirmasikan terkait tugas yang ada di BPKAD. Bagusnya datang di kantor supaya boleh terjawab sesuai apa yang bapak perlukan untuk dikonfirmasikan,” ujarnya.

Joice Pua pun berjanji dan bersedia untuk bertemu di kantornya guna memenuhi konfirmasi dengan wartawan. “Saya tunggu bapak, kalau kebetulan tidak ada, nanti hubungi saya (telp) pak,” kuncinya.

(Stefri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *